game tron di choi

Đang xem: Game tron di choi

*

vietfriend.vncom

*

Terpopuler

*

Kirim Tulisan

*

Live TV NEW
Kategori Berita

*

News

*

Finance

*

Teknologi

*

Entertaiment

*

Sport

*

Sepakbola

*

Otomotif

*

Travel

*

Food

*

Health

*

Wolipop

*

vietfriend.vnX

*

20vietfriend.vn

*

Foto

*

Edukasi NEW
Layanan

*

Pasang Mata

*

Ads Smart

*

Forum

*

vietfriend.vnEvent

*

vietfriend.vnPoint

*

Trans Snow World

*

Trans Studio Cibubur

*

Trans Studio Bali

*

e-Catalogue Transmart NEW

*

Katalog Bunda NEW
vietfriend.vn Network

*

CNN Indonesia

*

CNBC Indonesia

*

Hai Bunda

*

Insertlive

*

Beautynesia NEW

*

Female Daily NEW
CLOSE AD

*

Home Gadget Cyber Life Games Science Telecomunication Tips & Trik Fotostop Foto vietfriend.vn Video vietfriend.vn Indeks Terpopuler Business & Policy Klinik vietfriend.vn vietfriend.vn Grafis
vietfriend.vnvietfriend.vn Games Features

Xem thêm: tour du lịch nha trang giá rẻ

Review Game

Sekelumit Kisah di Balik Tron: Evolution
– vietfriend.vnvietfriend.vn
Rabu, 05 Jan 2011 11:35 WIB
0 komentar
SHARE URL telah disalin
Jakarta – Tron: Evolution, merupakan game action adventure dengan bumbu RPG garapan Propaganda Games dan diterbitkan oleh Disney Interactive Studios. Game yang mengangkat kisah film di era tahun 80-an ini telah diluncurkan hampir bersamaan dengan versi filmnya.

Jenis game bertema science-fiction memang belum banyak beredar saat ini, mungkin hal itulah yang membuat gamer cukup penasaran dengan Evolution. Namun yang paling menarik dari game ini adalah sepenggal cerita di dalamnya.

Di Balik Tron: Evolution

Evolution merupakan seri keempat dari sederet game Tron yang telah hadir sebelumnya. Diawali dengan Tron Arcade yang terinspirasi dari film original Tron, game yang memiliki empat modus permainan ini diluncurkan pada 1982.

Setahun kemudian game tersebut diperbaharui oleh Bally Midway dengan Discs of Tron, dan sekuel berikutnya baru muncul di 2003 bertajuk Tron 2.0. Game yang diterbitkan oleh Vista Interactive ini berbeda dengan seri lainnya karena menggunakan sudut pandang orang pertama (FPS).

*

Tron: Evolution dibidik untuk mendongkrak kesuksesn filmnya, Tron: Legacy. Oleh karena itu, game ini dibuat untuk menceritakan sekelumit cerita yang melatarbelakangi versi filmnnya. Misalnya, penyebab Flynn bisa terjebak dalam dunia Grid.

Game ini juga menampilkan beberapa karakter yang ada dalam versi film, misalnya Jeff Bridges dan Olivia Wilde. Namun dalam Evolution gamer bakal berperan sebagai program Monitor buatan Flynn bernama Anon, yang merupakan kependekan dari Anonymous.

Tugas utama pemain adalah, menyelidiki konspirasi di dalam dunia Tron. Sebab itu gamer akan dibawa keliling dunia yang penuh dengan gemerlap cahaya tersebut.

*

Mengandalkan Aksi Akrobatik

Tak ubahnya seperti versi film yang menampilkan ragam aksi dengan tatatan cahaya yang mengagumkan, Evolution pun mencoba demikian. Sepanjang permainan gamer bakal disuguhi aksi akrobatik seperti melompat, berlari di dinding, dan perkelahian dengan animasi cahaya yang cukup menghibur.

Seperti kebanyakan game petualangan sejenis, Evolution juga menawarkan gerakan perkelahian yang bisa dikombinasikan. Misalnya, melompat sembari melempar disc bercahaya ke arah musuh. Belum lagi efek ledakan yang bisa ditimbulkan oleh senjata tersebut. Cukup menghibur, walau hanya terasa di awal permainan saja.

Gerakan perkelahian yang beragam, serta animasi cahaya yang menarik, akan sempurna jika ditampilkan dalam kualitas grafis yang mumpuni. Namun hal tersebut tidak didapatkan dalam Tron: Evolution.

Kualitas yang diusung tergolong standar, bahkan bisa dibilang masih di bawah rata-rata game sekarang ini. Meski telah diatur pada kualitas maksimal, namun tetep saja tepian dari tiap karakter terlihat kurang halus, begitu pun tampikan latar yang terkesan kurang tekstur.
 
Aksi perkelahian yang sarat animasi itu pun tak melulu menghibur. Awal permainan boleh saja gamer merasa kagum, namun lambat laun malah terkesan berulang dan akhirnya malah membosankan.

Selain aksi, game ini pun dibumbui oleh unsur RPG. Hal tersebut mulai terasa ketika pemain diminta untuk memperbesar kapasitas penyimpanan agar bisa mengupgrade software yang dimilikinya.

Upgrade tersebut dijanjikan berdampak pada skill, senjata baru dan lainnya. Namun pada kenyataannya fitur tersebut tidak terasa sangat signifikan, bahkan beberapa upgrade terasa percuma.

*

Secara keseluruhan, game ini sepertinya hanya terasa menyenangkan di kalangan gamer yang telah memainkan seri sebelumnya. Terlebih lagi alur cerita yang diusung terbilang sulit dimengerti oleh pemain yang baru mengenal game ini.

Komposisi aksi dan tatanan musik memang terbilang cukup baik, hanya saja kualitas grafisnya terbilang standar. Padahal game ini telah menggunakan Unreal Engine 3 yang seharusnya bisa menampilkan gambar sekelas Gears of War 3, Batman: Arkham Asylum atau Mass Effect 2.

Kelebihan:
+ Melatarbelakangi cerita film Tron Legancy
+ Gerakan perkelahian yang beragam

Kekurangan:

– Grafis kurang baik
– Sistem permainan cenderung monoton

 

Dalam mereview game ini, vietfriend.vnvietfriend.vn menggunakan sistem dengan spesifikasi: Prosesor Intel Core i7 965, Intel DX580SO, Corsair HX1000W, Corsair Dominator 6GB kit, WD Raptor 300GB, ASUS VH226, Radeon HD 6870 dan sistem operasi Windows 7. (eno/fyk)
0 komentar
SHARE URL telah disalin

Berita Terkait

Xem thêm: Dream Trip – Virtual Games, Tours And Team Building

5 Game Android Berbayar Paling Populer Wajib Kalian Mainkan

Bisa Main Petak Umpet di Among Us, Begini Caranya

Cara Main Game Ala Atlet eSport Biar Tetap Sehat

Pesan dari Atlet eSport: Jangan Terlalu Gila Banget Sama Game

Mahasiswa ITS Berinovasi Kembangkan Game Pentingnya Sex Education

Viral Wanita Review Baju Renang, Dibilang Masih Bagus Meski Digigit Ikan Hiu

Wow! Saham Perusahaan Game Ini Naik 275% di Awal Tahun

Uniknya Hot Dog Topping Nasi Gila di Gerai Milik Giorgino Abraham

Trả lời

Email của bạn sẽ không được hiển thị công khai.